Minggu, 05 Januari 2020

Penerapan Pembelajaran Loose Part


PENERAPAN PEMBELAJARAN LOOSE PART DI PAUD DARUSSALAM JABON BANYAKAN

Tugas dalam rangka memenuhi UAS Mata Kuliah
Pengelolaan Pengembangan Kegiatan Anak Usia Dini

Dosen Pengampu:
Dr. ANIK LESTARININGRUM, M.Pd

Oleh:
NIKEN AYU SAPTIWI
NPM: 17.1.01.11.0018



PRODI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2019



Pertanyaan 1: Mengapa Loose Part sangat cocok dalam pembelajaran anak usia dini?
Jawab:
Karena Loose Parts memberi kesempatan pada anak untuk bermain dengan teman, menyelidiki, menemukan, mengeksplorasi dan berkreasi dengan berbagai bahan yang ada. (Menurut Casey Theresa, Robertson, Juliet. 2016:56 dalam Jurnal Ceria Vol.2 No.5 September 2019)
Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa Loose Parts sangat cocok dalam pembelajaran anak usia dini karena:
  1. Loose Parts merupakan media bahan ajar yang kegunaannya dalam pembelajaran anak tidak pernah ada habisnya.
  2. Bahan ajar Loose Parts dapat digunakan sebagai alat untuk mengeksplorasi berbagai aspek: Pemecahan masalah, Kreativitas, Konsentrasi, Motorik halus, Motorik kasar, Sains (Sience), Pengembangan bahasa (Literasi), Seni (Art), Logika berpikir Matematika (Math), Teknik (Engineering), Teknologi (Technology).

Manfaat Loose Parts untuk pembelajaran anak usia dini:
  1. Meningkatkan tingkat permainan kreatif dan imajinatif anak.
  2. Meningkatkan sikap kooperatif dan sosialisasi anak.
  3. Anak menjadi lebih aktif secara fisik.
  4. Mendorong kemampuan komunikasi dan negosiasi terutama ketika dilakukan di ruang terbuka.
  5. Memberikan pengalaman bermain yang kaya akan kualitas, memungkinkan anak-anak untuk sepenuhnya terlibat, serta menginspirasi kemampuan kreativitas mereka. (Wyse, 2004; Mc Clintic, 2014; Daly dan Beloglovsky, 2015; Houser et al. 2016; Gibson et al. 2017).
  6. Lebih hemat, karena murah dan mudah di dapat.
  7. Menjadi lebih menarik dari waktu ke waktu, seiring dengan meningkatnya keterampilan anak-anak, karena dapat di desain ulang setiap hari.


Pertanyaan 2: Bagaimana desain penerapan Loose Part di sekolah anda?
Jawab:
Tema: Lingkungan
Subtema: Apa saja yang ada disekitar kita?
Langkah-langkah:
  1.  Diskusi tentang apa saja yang ada disekitar kita.
  2. Tanya jawab tentang benda-benda yang ada disekitar kita (Alat musik, gedung, tanaman, sepeda)
  3. Meminta anak untuk membentuk kelompok kecil.
  4.  Anak memilih barang-barang yang telah di display.
  5. Anak membuat bentuk bangunan sesuai kreatifitas masing-masing.



Gambar 1. Display Loose Parts




Gambar 2. Berdiskusi tentang alat musik


Gambar 3. Tanya Jawab tentang Jumlah ban sepeda




Gambar 4. Membuat Rumah Gedung Pabrik


Pertanyaan 3: Bagaimana kendala saudara ketika menerapkan pembelajaran menggunakan Loose Part di sekolah anda?
Jawab:
Adapun kendala ketika menerapkan pembelajaran menggunakan Loose Parts yaitu:
  1. Anak masih belum familier dengan mainan ataupun permainan tradisional karena terbiasa bermain dengan menggunakan gadget.
  2. Anak bingung ingin membuat apa.




Daftar Referensi:
Munawar, M. Roshayanti, F. Sugiyanti. Imlementation of Steam (Science Technology Engineering Art Mathematics)-BASED EARLYCHILDHOOD EDUCATION LEARNING IN SEMARANG CITY. Jurnal Ceria. Vol.2/No.5. September 2019

Artikel Online. PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEN STEAM dan LOOSE PART. 1 oktober. https://buhrin.gurusiana.id/article/2019/10/pembelajaran-berbasis-konten-steam-dan-loose-part-1729039 Diakses: 6 Januari 2020





Tidak ada komentar:

Posting Komentar